20080509

Santet HP Layar Merah Mengaku?

Seorang keluarga dari kampung 2 kali dalam sehari mengirim SMS tentang isyu HP layar Merah, ia dan keluarganya ketakutan sekali dengan gosip tersebut, karena jika menerima HP berlayar merah bisa membuat mati si penerima. Maklumlah orang kampung, kurang berpendidikan. Agar tidak menjadi beban baginya, langsung kita call untuk menenangkan psikologisnya, dan mengatakan agar jangan percaya dengan isyu murahan kayak gitu, urusan hidup mati hanya Allah yang mengatur.

Ternyata tidak dari kampung saja, orang-orang di Kota Medan yang telah mengenyam pendidikanpun terpengaruh, sama juga di UMSU yang katanya penuh dengan orang-orang berilmu, rasional, tidak percaya kepada klenik, juga ikut-ikutan latah. Lebih hebatnya lagi orang-orang di seluruh Indonesiapun geger karena gosip tsb. Sampai pihak ulama berkomentar, pihak kepolisian akan menyelidiki siapa pelakunya.

Bagi mereka yang rasional banyak yang menduga bahwa isyu ini sengaja diciptakan untuk tujuan politik, mengalihkan isyu kenaikan BBM, ada yang berpikiran ini hanya ulah orang-orang Barat yang mau nge-recokin masyarakat Indonesia, dan berbagai perkiraan lain.

Tetapi melalui sebuah situs yang baru saja terbaca hari ini, ternyata pelakunya sudah mengaku, heheh, pelakunya adalah seorang anak ABG iseng dari Bintan Utara. Dasar ABG...

Baca kutipan lengkap di bawah ini tentang berita pengakuan tersebut yang dikutip dari situs http://kepritoday.com/content/view/7312/1

_____________________________________
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP Anda! (6)

Kamis, 8 Mei 2008 | 14:24:52

Pelaku Penyebaran Nomer Setan Mengaku

TANJUNGUBAN - Heboh nomor ponsel yang bisa “menyantet” orang yang konon ada warga yang tewas akhirnya terkuak.

Si pengirim ternyata bukan dukun santet atau dukun ilmu hitam, tapi hanya anak baru gede (ABG) yang iseng ingin mengerjai teman-temannya.

Dari penelusuran Batam Pos, Rabu (7/5) akhirnya terkuak siapa yang pertamakali mengirim SMS yang mengatasnamakan 0866. Pengirim pertama SMS tadi yaitu ABG yang berasal dari Tanjunguban, Bintan Utara.

”Awalnya SMS ini dikirim untuk mengusili kawan-kawan saja,” ucap ABG yang mengaku mengirim SMS juga kepada Batam Pos, Rabu (7/5).

ABG perempuan yang namanya tak mau disebutkan menerangkan, SMS tadi dikirim saat dirinya tak ada kegiatan sehingga dirinya terkenang dengan teman-temannya. Saat teringat dengan rekannya tadi, Ia iseng-iseng mengirimkan SMS dengan nada sedikit usil.

Adapun isi SMS tadi yaitu meminta teman-temannya untuk berhati-hati jika menerima SMS dari nomor 0866 dengan tampilan warna merah di layar ponsel. Sebaiknya tidak diangkat karena bisa menyebabkan orang yang mengangkatnya meninggal dunia.

Masih menurut SMS tadi, di Jakarta disebutkan kalau ada orang yang meninggal dunia setelah membuka. Untuk meyakinkan rekan-rekan tadi, ia meminta agar SMS ini diteruskan ke nomor yang lain. Ia tak menyangka kalau SMS untuk mengisengi teman-temannya menyebar luas sampai keluar Kepri. Untuk itu, Ia perlu meluruskan masalah ini agar tak membuat warga merasa resah. (BP/cnt)